Berikut adalah Buku Panduan Mophycs 2018
https://drive.google.com/file/d/1wh1aMY0pwdqPPFAVZmSfy8eMH3ItB0db/view?ths=true
Jumat, 26 Januari 2018
Kamis, 08 Juni 2017
Musyawarah Besar dan Pelantikan Serta Serah Terima Pengurus HIMAPFIS Periode 2017-2018
Assalamu’alaikum wr. wb.
Berjumpa lagi bersama kami
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HIMAPFIS) dalam proker kami yaitu
“Musyawarah Besar, Pelantikan serta Serah Terima Jabatan Pengurus Baru
HIMAPFIS UM Purworejo Periode 2017/
2018”. Alhamdulillahirabbil ‘alamin pada kesempatan kali ini HIMAPFIS UM
Purworejo periode 2016/ 2017 masih diberikan kesempatan untuk menjalankan Prgram Kerja terakhir kami yaitu
“Musyawarah Besar, Pelantikan serta Serah Terima Jabatan Pengurus Baru HIMAPFIS UM Purworejo Periode 2017/ 2018”
yang dilaksanakan pada hari Minggu – senin, 4 – 5 Juni 2017.
Kegiatan ini merupakan awal dari
kepengurusan baru untuk dapat meneruskan estafet kepengurusan dari periode
sebelumnya. Acara yang pertama dilaksanakan pada hari minggu, 4 Juni 2017
pukul 08.00 WIB adalah Musyawarah Besar
yang didalamnya berisi Laporan Pertanggung Jawaban Kepengurusan HIMAPFIS
Periode 2016/ 2017, sidang AD/ ART,
sidang Komisi dan Penyusunan Kepengurusan baru.
Pada hari Senin, 5 Juni 2017
dilakukan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan. Pelantikan dimulai dengan
pembacaan Surat Keputusan mengenai Susunan Kepengurusan HIMA Pendidikan Fisika
Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2017/ 2018 oleh Ibu
Nurhidayati S.Pd.I., M.Pd. yang dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengurus baru yang dibimbing oleh Ketua
Program Studi Pendidikan Fisika. Setelah pelantikan selesai tibalah saat dimana
Ketua HIMAPFIS Periode 2016/ 2017 saudari Rizkiani Maghfirotun Istiqomah
menyerahkan kepemimpinannya kepada Ketua HIMPAFIS Periode 2017/ 2018 saudari
Warsini Wulandari, dan disahkan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Fisika
Bapak Eko Setyadi Kurniawan, M.Pd. Si.
Demikian serangkaian acara
Musyawarah Besar, Pelantikan serta Serah Terima Jabatan Pengurus Baru HIMAPFIS UM Purworejo Periode 2017/ 2018.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Himpunan Mahasiswa
Pendidikan Fisika (HIMAPFIS) mengadakan sebuah kegiatan dibulan Ramadhan
pada hari selasa, 30 Mei 2017. Bentuk kegiatan ini adalah Ifthor atau
Buka Bersama keluarga besar Pendidikan Fisika UMP. Pada ifthor kali ini
ada sesuatu yang berbeda karena terselip acara debat kandidat calon
ketua HIMAPFIS periode 2017/2018. Ifthor sekaligus debat kandidat
diikuti keluarga besar prodi pendidikan fisika yang diantaranya ada
dosen, mahasiswa, dan alumni.
Kegiatan
Debat Kandidat dan Ifthor dimulai pukul 15.30 dan selesai pukul 18.30.
dan acar debat dilangsungkan selama 90 menit sekaligus pencoblosannya
mulai pukul 15.45-17.15 WIB. Kandidat Ketua HIMAPFIS adalah mahasiswa
semester 4 yaitu warsini wulandari dan nanang fahrudi.Debat kali in
terlihat sengit dengan segala argumen dari masing-masing kandidat. Debat
inidipanduoleh Ryan Pranidha mahasiswa semester 6. Setelah debat acara
dilanjutkan dengan ceramah yang diisi oleh Bapak. Hermawan M.Pd.I yang
bertemakan “ Puasa” yang didalamnya kita membahas mengenai, perbedaan
puasa muslim dan nonmuslim, keutamaan berbuka yang disegerakan dan
sahur yang mepet dengan sahur, dan keutamaan al-qur’an.
Acara
ditutup dengan hiburan yang diisi dengan penampilan-penampilan dari
mahasiswa-mahasiswa dari Pendidikan Fisika. Sekian, sampai jumpa pada
kegiatan-kegiatan HIMAPFIS yang akan selanjutnya.
Rabu, 03 Mei 2017
Momentum of Physics 2017
Purworejo – Himpunan Mahasiswa
(HIMA) Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah
Purworejo (UM Purworejo) menyelenggarakan olimpiade fisika tingkat
SMA/MA/SMK/sederajat dan workshop public speaking di kampus
timur Universitas Muhammadiyah Purworejo, Rabu (29/03/2017). Kedua
kegiatan tersebut merupakan serangkaian dari acara Momentum of Physics 2017 (Mophycs 2017) yang diselenggarakan mulai tanggal 29-31 Maret 2017.
Sebelum kedua kegiatan tersebut dimulai, terlebih dahulu dilaksanaan Opening Ceremony Momentum of Physics
2017 yang dimulai pada pukul 08.30 dan dibuka secara langsung oleh
Rektor Drs. H. Supriyono, M.Pd. Setelah acara pembukaan, kegiatan
dilanjutkan dengan kegiatan olimpiade fisika dan workshop public speaking.
Kegiatan olimpiade fisika yang dilaksanaan di ruang
UP 3 oleh 6 tim SMA/MA/SMK se kedu DIY dari daerah Magelang dan
Yogyakarta. Ada satu babak dalam olimpiade fisika, karena soal yang di
buat adalah ursian (essay). Dalam waktu 120 menit mereka harus
mengerjakan 10 soal. Persangian begitu ketat sehingga membuat peserta
semakin bersemangat. Pada akhirnya, setelah dilakukan pengoreksian yang
begitu matang dengan sedikit diskusi maka ditemukanlah siapa yang berhak
menjadi juaranya.
Sedangkan selama olimpiade fisika berlangsung, di ruang seminar juga ada kegiatan workshoppublic speaking
yang diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi UM Purworejo, dan pendamping
peserta olimpiade fisika. Pemateri pada workshop tersebut adalah Amalia
Ulfah (Mahasiswi UNS) yang merupakan mahasiswi unggulan dan sudah
menjjadi pemateri internasional. Materi yang dipaparkan dalam acara itu
berkaitan dengan cara bagaimana cara untuk berbicara di muka umum dan
dalam kehidupan sehari-hari. “Jadi akan sangat penting untuk menggali
potensi publicspeakingitu sejak dini sehingga kemampuan
publicspeakingbisa di dapat secara maksimal” kata Amalia Ulfa.
Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Pendidikan Fisika melanjutkan agenda acaraMomentum of Physics
2017 dengan kegiatan kompetisi roket air tingkat SMA/MA/SMK/sederajat
se kedu DIY di Auditorium Kasman Singodimedjo Kamis, 30/03/2017.
Kompetisi yang diikuti oleh 20 tim dari berbagai sekolah di daerah
Purworejo, Kebumen, dan Yogyakarta tersebut dibuka oleh pembawa acara
dengan sedikit penjelasan mengenai mekanisme kompetisi roket air dan
dimulai pada pukul 08.30 WIB. Para peserta diberikan waktu selama 60
menit untuk membuat roket sesuai dengan kemampuan dan kreativitas
mereka. Ada beberapa kriteria penilaian dalam pembuatan roket,
diantaranya performance(tampilan) roket, jangkauan roket, dan ketepatan roket.
Selama pembuatan roket, tim juri juga melakukan
penilaian untuk kelengkapan alat, kerjasama antar tim, dan kebersihan
area lomba. Setelah pembuatan roket selesai, peserta bersama dengan
panitia menuju ke Alun-alun Purworejo untuk melakukan peluncuran.
Masing-masing tim diberi kesempatan untuk melakukan satu kali percobaan
dan dua kali peluncuran. Mereka diberi kebebasan untuk mengatur air dan
tekanan dalam roket airnya. Cuaca cerah mendukung peluncuran dari
masing-masing tim sehingga peluncuran berjalan lancar dan tertib serta
mengundang sorak sorai tersendiri bagi para penonton. Setelah semua tim
melakukan peluncuran pertama, karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.00
WIB peserta diarahkan untuk istirahat, sholat, dan makan. Setelah
selesai istirahat, sholat dan makan, peserta melanjudkan peluncuran ke
dua. Kemudian setelah selesai acara peluncuran roket air peserta di
persilahkan untuk kembali ke Auditorium Kasman Singodimejo.
Hari terakhir pelaksanaan Mophycs yaitu hari Jumat,
31 Maret 2017. Acara ini di mulai pada pukul 08.30 di ruang Seminar
Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pada akhir acara ini terdapat
pengumuman juara pada Olimpiade Fisika, Roket Air SMA/SMK/MA se-kedu DIY
dan lomba fotografi untuk mahasiswa/mahasiswi Universitas Muhammadiyah
Purworejo. Untuk Juara Olimpiade Fisika di menangkan oleh
(SeviolaAdindra) sebagai Juara 1 dari tim SMA Muhammadiyah 3
Yogyakarta, juara II dan III diraih oleh tim dari MAN Tegalrejo (Ana Nur
Sofiana), dan (Muhamad Choirul Umam). Untuk juara Roket Air juara I,
II dan III diraih oleh tim dari SMA Muhammadiyah Gombong. Dan yang
terakhir lomba fotografi untuk mahasiswa/mahasiswi Universitas
Muhammadiyah Purworejo yang di menangkan oleh sodara Imam Ridho Assalam.
Demikian rangkaian acara MOPHYCS 2017 (Momentum Of Physics 2017) yang telah terlaksana dengan baik. Sampai jumpa pada MOPHYCS selanjudnya..
Minggu, 12 Februari 2017
Download BukuMomentum Of Physics 2017
Download buku Momentum Of Physics 2017 : ------> Klik NewDownload
Formulir pendaftaran Roket Air : ------> DownloadFormulirRoketAir
Formulir pendaftaran Olimpiade : ------> DownloadFormulirOlimpiade
Jumat, 10 Februari 2017
Bakti Sosial Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika UM Purworejo
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial dengan tema “Satukan Tangan, Berbagi Kebaikan untuk Kesejahteraan Bersama” yang bertempat di Desa Kaliwader, Kec. Bener, Kab. Purworejo pada tanggal 31 Maret - 03 April 2016. Dalam kegiatan bakti sosial, banyak kegiatan yang dilakukan antara lain:
1. Sosialisasi Sanitasi dan Gigi
Sosialisasi dilaksanakan pada hari Jumat 01 April 2016 dan kegiatan ini kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Purworejo dan juga Puskesmas Bener. Kegiatan ini dilaksanakan di dua sekolah yaitu SD N Kaliwader dan MIS GUPPI AT TAQWA
2. Kegiatan lomba ceria
Kegitan dilaksanakan hari Sabtu, 02 April 2016. Dalam kegiatan, banyak lomba yang kami adakan yaitu lomba estafet kelereng, pecah air, memasukkan pensil ke botol, joget balon, koin ajaib dan balap karung. Anak-anak di SD dan MI sangat antusias untuk mengikuti perlombaan. Menurut gurunya itu bias untuk menghilangkan kejenuah siswa-siswinya dalam mengikuti pembelajaran.
3. Penyuluhan Remaja
Penyuluhan remaja kami bekerjasama dengan UKM PIKMA SURYA Universitas Muhammadiyah Purworejo yang di isi oleh pembicara Intan selaku ketua PIKMA SURYA UMP pada hari Sabtu, 02 April 2016. Kami mengambil tema “Kenakalan Remaja”. Penyuluhan ini melibatkan remaja-remaja desa Kaliwader termasuk dari karang taruna dan GP Ansor. Diadakannya penyuluhan tentang kenakalan remaja ini bertujuan untuk mencegah para remaja yang berada di desa Kaliwader agar bisa menjauhi hal-hal yang tidak baik.
4. Nonton Bareng
Nonton bareng ini dilaksanakan hari Sabtu malam dengan bekerjasama dengan BKKBN Kab. Purworejo. Warga sangat antusias untuk menyaksikan pemutaran film “ HATI MERDEKA”
5. Pasar Murah
Dilaksanakan hari Minggu,03 April 2016 bertempat di halaman Balai Desa Kaliwader. Ada banyak yang disediakan oleh kami antara lain sembako dan pakaian. Untuk sembako kami menyediakan paket sembako untuk warga yang kurang mampu dan ada pula barang kebutuhan pokok lain yang dijual eceran. Selain sembako juga ada pakaian layak pakai yang merupakan hasil swadaya mahasiswa-mahasiswi yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan baksos berakhir dengan diadakannya acara penutupan kegiatan oleh Ketua Program Studi dan oleh pihak desa. Kami berharap dengan diadakannya baksos ini, kami bias lebih bermasyarakat dan mengetahui bagaimana hidup dengan orang lain sehingga kami dapat bersosialisasi dengan baik.
Prodi Pendidikan Fisika Menyelenggarakan Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains 6
Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains 6 di Ruang Seminar Universitas Muhammadiyah Purworejo, Sabtu (07/01/2017). Kegiatan tersebut diikuti oleh total peserta 116 peserta yang terdiri dari 83 peserta non pemakalah dan 33 pemakalah paralel (29 pemakalah paralel dari UGM, UAD, pasca sarjana UNY, UNJ, UNS, UPI, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UKSW dan 4 pemakalah paralel dari mahasiswa Universitas Muhamadiyah Purworejo).
Acara Seminar Nasiona Sains dan Pendidikan Sains 6 ini dimulai pukul 08.00 WIB dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Puworejo, Drs. H. Supriyono,M.Pd.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi utama oleh pembicara pertama, yaitu Dr. Siti Irene Astuti Dwiningrum,M.Si. (Univesitas Negeri Yogyakarta), pembicara kedua, yaitu Dr. Bambang Widiatmoko, M.Eng (Pusat Peneliti Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), dan Pembicara ketiga, yaitu Dr. Sarwanto, S.Pd.M.Si. (Pakar Fisika Universitas Sebelas Maret Surakarta)
“Sekolah mempunyai peran penting dalam mitigasi bencana. Sekolah akan optimal dalam peran mitigasi bencana, jika didukung oleh guru yang memiliki resiliensi tinggi. Peningkatan resiliensi personal guru menjadi penting dan strategis, karena dengan memiliki resiliensi dapat membantu untuk membangun dan meningkatkan resiliensi siswa. Pembelajaran sains sangat strategis untuk membangun pengetahuan mitigasi bencana”. Kata Dr. Siti Irene Astuti Dwiningrum, M.Si.
Kemudian dilanjutkan pemaparan oleh pemateri kedua yaitu Dr. Bambang Widiatmoko, M.Eng tentang Peran Fisika Optik dalam Pengembangan Instrumentasi Kebencanaan (Pergerakan tanah)
Dan dilanjutkan oleh pemateri ketiga yaitu Dr. Sarwanto,S.Pd., M.Si. Beliau berkata “Pembelajaran mitigasi bencana alam dapat dilakukan terintegrasi dengan mata pelajaran Fisika, khususnya pada daerah-daerah rawan bencana. Pembelajaran Fisika ini dapat memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber dan media pembelajaran Fisika. Pembelajaran Fisika seperti ini akan membuat fisika menjadi lebih kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran fisika dengan pendekatan kontekstual bermuatan pengenalan bencana alam akan membuat fisika lebih aplikatif dibanding hanya mengajarkan konsep-konsep abstrak saja”.
Acara dilanjutkan dengan istirahat makan siang diruang A dan B kemudian sholat Dzuhur dilaksanakan di masjid kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar paralel yang diikuti oleh 33 pemakalah yang terdiri dari 5 bidang yaitu: Bidang Fisika dan Aplikasinya, Bidang Pendidikan Fisika, Bidang Sains, Bidang Pendidikan Sains, dan Bidang Mitigasi Bencana. Setelah itu dilanjutkan dengan penutupan di masing-masing ruang paralel dan pembagian sertifikat kepada peserta dan pemakalah.
Acara Seminar Nasiona Sains dan Pendidikan Sains 6 ini dimulai pukul 08.00 WIB dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Puworejo, Drs. H. Supriyono,M.Pd.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi utama oleh pembicara pertama, yaitu Dr. Siti Irene Astuti Dwiningrum,M.Si. (Univesitas Negeri Yogyakarta), pembicara kedua, yaitu Dr. Bambang Widiatmoko, M.Eng (Pusat Peneliti Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), dan Pembicara ketiga, yaitu Dr. Sarwanto, S.Pd.M.Si. (Pakar Fisika Universitas Sebelas Maret Surakarta)
“Sekolah mempunyai peran penting dalam mitigasi bencana. Sekolah akan optimal dalam peran mitigasi bencana, jika didukung oleh guru yang memiliki resiliensi tinggi. Peningkatan resiliensi personal guru menjadi penting dan strategis, karena dengan memiliki resiliensi dapat membantu untuk membangun dan meningkatkan resiliensi siswa. Pembelajaran sains sangat strategis untuk membangun pengetahuan mitigasi bencana”. Kata Dr. Siti Irene Astuti Dwiningrum, M.Si.
Kemudian dilanjutkan pemaparan oleh pemateri kedua yaitu Dr. Bambang Widiatmoko, M.Eng tentang Peran Fisika Optik dalam Pengembangan Instrumentasi Kebencanaan (Pergerakan tanah)
Dan dilanjutkan oleh pemateri ketiga yaitu Dr. Sarwanto,S.Pd., M.Si. Beliau berkata “Pembelajaran mitigasi bencana alam dapat dilakukan terintegrasi dengan mata pelajaran Fisika, khususnya pada daerah-daerah rawan bencana. Pembelajaran Fisika ini dapat memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber dan media pembelajaran Fisika. Pembelajaran Fisika seperti ini akan membuat fisika menjadi lebih kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran fisika dengan pendekatan kontekstual bermuatan pengenalan bencana alam akan membuat fisika lebih aplikatif dibanding hanya mengajarkan konsep-konsep abstrak saja”.
Acara dilanjutkan dengan istirahat makan siang diruang A dan B kemudian sholat Dzuhur dilaksanakan di masjid kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar paralel yang diikuti oleh 33 pemakalah yang terdiri dari 5 bidang yaitu: Bidang Fisika dan Aplikasinya, Bidang Pendidikan Fisika, Bidang Sains, Bidang Pendidikan Sains, dan Bidang Mitigasi Bencana. Setelah itu dilanjutkan dengan penutupan di masing-masing ruang paralel dan pembagian sertifikat kepada peserta dan pemakalah.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Olimpiade Fisika & Workshop Macromedia Flash (E-learning) Purworejo – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi ...
-
Lomba Kaligrafi dan Fashion Show Muslim Sabtu (30/1/2016) Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Pendidikan Fisika telah menyelesa...
-
SELAMAT DAN SUKSES UNTUK WISUDAWAN/WATI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah swt, pada hari ini Sab...
